Rabu, 26 Oktober 2011

PTK PAI KOMBINASI ANTARA METODE CERAMAH DAN METODE DRILL GUNA MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA MATA PELAJARAN AQIDAH AKHLAK KELAS VIII-B MTs. AL MAARIF 02 SINGOSARI MALANG."


BAB I
PENDAHULUAN

A.    Latar Belakang Masalah

Manusia selain sebagai makhluk yang belajar juga merupakan makhluk yang dapat dan harus dididik. Melalui pendidikan, manusia diharapkan dapat memanusiakan dirinya. Melalui pendidikan pula manusia mudah dipersiapkan guna memiliki peranan di masa depan. Hal ini sesuai dengan pengertian pendidikan bahwa:
Pendidikan adalah usaha sadar untuk menyiapkan peserta didik melalui kegiatan-kegiatan bimbingan, pengajaran, dan atau latihan bagi peranannya dimasa yang akan datang. (15:27)
Seorang guru mempunyai tugas dalam mengoptimalkan belajar siswa yaitu, guru sebagai fasilitator yang mampu mengembangkan kemauan belajar anak, mengembangkan kondisi-kondisi belajar yang relevan agar tercipta suasana belajar secara wajar dengan penuh kegembiraan, dan mengadakan pembatasan positif terhadap dirinya sebagai seorang pengajar.
Apabila kita perhatikan dalam proses perkembangan mata pelajaran aqidah akhlak adalah salah satu gejala negatif sebagai penghalang yang menonjol dalam pelaksanaan pendidikan mata pelajaran ini adalah masalah metode mengajar aqidah akhlak. Meskipun metode tidak berarti apa-apa bila dipandang terpisah dengan komponen-komponen lain, dengan pengertian bahwa metode baru dianggap penting dalam hubungannya dengan semua komponen pendidikan lainnya, seperti tujuan, materi, situasi, evaluasi dan lain-lain. Oleh karena itu pelaksanaan pendidikan aqidah akhlak diperlukan suatu ilmu pengetahuan tentang metodologi, dengan tujuan agar setiap pendidik dapat memperoleh pengertian dan kemampuan mendidik yang dilengkapi dengan pengetahuan dan kecakapan proposional, sebagaimana telah disebutkan bahwa:
Metode mengajar adalah merupakan suatu komponen dari pada proses pendidikan, serta merupakan suatu alat mencapai tujuan yang didukung oleh alat-alat bantu mengajar dan kebulatan dalam suatu sistem pendidikan. (13:79)
Bertitik tolak dari pengertian metode sebagai suatu cara untuk mencapai tujuan, maka dapat dirumuskan bahwa metodologi sebagai metode segala usaha yang sistematis dan pragmatis untuk mencapai tujuan pendidikan, dengan berbagai akitivitas, baik di dalam maupun diluar kelas dalam lingkungan sekolah.
Namun kenyataan dilapangan masih banyak praktek-praktek pembelajaran yang mengabaikan metode, gagasan, konsep dan kemampuan berfikir siswa dan terbatas pada hafalan semata (14:26). Hal ini disebabkan masih dianutnya asumsi bahwa siswa dalam keadaan fikiran kosong  (Blank Mind) atau tabularasa.
Mata pelajaran aqidah akhlak merupakan pelajaran yang sangat berpengaruh terhadap kehidupan sehari-hari. Apa lagi perkembangan di zaman sekarang ini pelajaran aqidah akhlak sering disepelekan oleh para siswa. Hampir  disetiap kehidupan manusia jarang yang bisa menerapkan dalam kehidupannya. Dari situ semua, pelajaran aqidah akhlak perlu ditanamkan mulai di sekolah dasar. Tujuannya agar anak didik terbiasa atau setidaknya mengecap palajaran ini lebih dini. Aqidah akhlak disadari atau tidak merupakan salah satu pokok keterampilan yang harus dimiliki seseorang saat ini.
Selama ini masih sedikit pendidik mengajar dalam mata pelajaran aqidah akhlak yang hanya dengan menggunakan metode Ceramah tanpa kombinasi dengan metode drill. Oleh karena itu peneliti mencoba mengadakan penelitian tentang KOMBINASI ANTARA METODE CERAMAH DAN METODE DRILL GUNA MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA MATA PELAJARAN AQIDAH AKHLAK KELAS VIII-B MTs. AL MAARIF 02 SINGOSARI MALANG."

B.     Rumusan Masalah

Agar penelitian yang di laksanakan dapat terarah dan mencapai hasil yang diinginkan maka diperlukan rumusan masalah yang menjadi dasar dan acuan dalam pelaksanaan penelitian.
Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini adalah:
  1. Apakah ada hubungannya antara metode Ceramah dan metode drill terhadap prestasi belajar siswa?
  2. Apakah dengan kombinasi metode Ceramah dan metode drill prestasi belajar siswa kelas VIII-B dapat ditingkatkan?.
C.  Tujuan Penelitan
  1. Untuk mengetahui hubungan antara metode Ceramah dan metode drill dalam peningkatan prestasi belajar siswa.
  2. Untuk mengetahui apakah kombinasi metode Ceramah dan metode metode drill dapat meningkatkan prestasi belajar siswa kelas VIII-B.

D.     Manfaat Penelitian

  1. Bagi siswa
Penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan kwalitas belajar siswa melalui berfikir secara kreatif dan kritis daan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
  1. Bagi Peneliti
Penelitian ini diharapkan dapat menambah wawasan dan memperluas pengetahuan yang berkaitan dengan masalah pengajaran yang menggunakan kombinasi metode Ceramah dan metode drill dalam meningkatkan prestasi belajar siswa.
  1. Bagi Sekolah
Penelitian ini diharapkan sebagai bahan acuan dalam rangka memecahkan problematika  belajar mengajar dalam rangka meningkatkan mutu. Penelitian ini diharapkan mempunyai manfaat sebagai berikut:
  1. Dapat memberikan alternatif pemecahan masalah yang dihadapi oleh tenaga pendidik (guru) secara umum dan sekaligus teman-teman “seprofesi guru” dalam (PKLI) khususnya.
  2. Dapat menambah pengetahuan dan informasi bagi penyusun, tenaga pendidik, masyarakat mengenai permasalahan yang terjadi di dunia pendidikan.
  3. Sebagai dokumentasi dan kontribusi di dalam rujukan problem solving persoalan di dunia pendidikan, khususnya dalam kegiatan (PKLI).

E.     Hipotesis Penelitian

            Dari beberapa uraian di atas maka penyusun mempunyai dugaan yang nantinya perlu dibuktikan, yaitu :
  1. Ada hubungannya antara metode Ceramah dan metode drill terhadap prestasi belajar siswa kelas VIII-B MTs. Al Maarif 02 Singosari.
  2. Dengan kombinasi metode Ceramah dan metode drill prestasi belajar siswa kelas VIII-B dapat meningkatkan kualitas hasil pembelajaran aqidah akhlak siswa kelas VIII-B MTs. Al Maarif 02 Singosari.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar